VibiCloud memperkenalkan layanan atas solusi Azure Stack pertama yang berjalan di atas platform Microsoft Hybrid Cloud.

 

Dengan solusi ini, perusahaan dapat menentukan mana data yang boleh disimpan di awan (public), dan mana yang harus dijaga privasinya sehingga harus disimpan secara internal (private). Solusi ini mengincar perusahaan di Indonesia yang berkewajiban untuk menjaga privasi data, namun tetap mendapatkan jasa layanan dan maintenance aplikasi dari tim teknis VibiCloud selama 24 jam setiap hari.

 

Menurut Alfonsus Bram, CEO VibiCloud, solusi Hybrid Cloud yang simple, secure, reliable merupakan solusi bagi perusahaan yang mencari mitra penyedia jasa komputasi awan namun tetap ingin mengikuti peraturan perundangan yang berlaku. “Hanya saja, banyaknya perusahaan yang masih meragukan untuk mengimplementasikan solusi berbasis komputasi awan disebabkan karena mereka tidak ingin data perusahaan mereka diakses oleh pihak luar. Hal ini terjawab oleh layanan Azure Stack yang kami luncurkan hari ini,” kata Alfonsus.

 

Solusi ini diklaim telah mematuhi Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, yang salah satu pasalnya menyatakan bahwa Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia untuk kepentingan penegakan hukum, perlindungan, dan penegakan kedaulatan negara terhadap data warga negaranya.

 

Menurut Mulia Dewi Karnadi, Direktur One Commercial Partner & Small Medium Corporate Microsoft Indonesia, lebih dari 90% pemimpin bisnis di Indonesia menunjukkan perlunya melakukan transformasi digital untuk dapat terus bertumbuh, sebagai bagian dari Revolusi Industri keempat. “Dampaknya, kami melihat beberapa perusahaan mulai memprioritaskan penggunaan komputasi awan hybrid, dibandingkan solusi komputasi awan publik atau private,” ujarnya.

 

Pergeseran komputasi awan intelijen akan menciptakan lebih banyak kesempatan untuk memperbesar kapasitas, mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi. Microsoft dan ViBiCloud berkomitmen untuk membantu pelanggan enterprises di Indonesia mempercepat proses transformasi digital mereka dengan solusi yang aman, terukur, fleksibel dan berkelanjutan.

 

HPE ProLiant untuk Microsoft Azure Stack memungkinkan perusahaan untuk menjalankan layanan konsisten Azure di pusat data premis, untuk mendapatkan manfaat penuh dari lingkungan awan hibrida dengan pengalaman diri yang sama dengan Azure.

 

“Kami menyediakan platform berkinerja dengan lebih fleksibel untuk memberikan konfigurasi yang sesuai untuk berbagai ukuran perusahaan seperti RAM hingga 768 GB, berbagai pilihan CPU serta storage dan menyediakan konfigurasi Azure mulai dari empat sampai dua belas node,” ujar Imelda Setijadi, Mid Market and Channels Director HPE.

Selain teknologi Microsoft Azure dan perangkat HP Enterprise, VibiCloud juga menggandeng Megaport sebagai penyedia interkonetivitas yang menjangkau 168 pusat data di seluruh dunia. Menurut Joshua Munro EPV APAC Megaport Hypernet-ViBiCloud adalah para pemimpin cloud di Indonesia, mereka telah membantu pelanggan membangun hybrid cloud melalui Microsoft Azure dan ExpressRoute selama bertahun-tahun.

 

Dengan bergabungnya Megaport Software Defined Network, mereka sekarang dapat memberikan akses pribadi dan multi-wilayah yang tangkas dan dapat diandalkan ke daerah Microsoft Azure di seluruh dunia dari Indonesia. “Keahlian mereka dalam teknologi cloud dan networking membuat kolaborasi ini menjadi penting. Bersama-sama, kami membantu pelanggan Indonesia menjembatani beban kerja perusahaan mereka ke Microsoft Azure,” ujar Joshua.

Selain itu agar jaringan dengan koneksi yang merambah ke seluruh dunia, VibiCloud juga bekerja sama dengan Hypernet. “Hypernet Technologies memiliki komitmen untuk memberikan layanan infrastruktur IT terbaik di Cloud, menyediakan koneksi jaringan tertutup langsung menggunakan fiber optic ke Data Center Cloud Global seperti Microsoft Azure. Dengan adanya dukungan jaringan ini, peningkatan kualitas layanan dari sisi kecepatan akses dan keamanan data menjadi lebih aman dan terjamin dibandingkan jaringan internet pada umumnya,” ujar Sudianto Oei, CEO Hypernet.

 

Alfonsus menuturkan, VibiCloud memiliki tim lokal bersertifikasi resmi Microsoft yang secara khusus didedikasikan untuk memberikan pelayanan selama 24 jam bagi para pelanggan bisnis di Indonesia.

VibiCloud memperkenalkan layanan atas solusi Azure Stack pertama yang berjalan di atas platform Microsoft Hybrid Cloud.

 

Dengan solusi ini, perusahaan dapat menentukan mana data yang boleh disimpan di awan (public), dan mana yang harus dijaga privasinya sehingga harus disimpan secara internal (private). Solusi ini mengincar perusahaan di Indonesia yang berkewajiban untuk menjaga privasi data, namun tetap mendapatkan jasa layanan dan maintenance aplikasi dari tim teknis VibiCloud selama 24 jam setiap hari.

 

Menurut Alfonsus Bram, CEO VibiCloud, solusi Hybrid Cloud yang simple, secure, reliable merupakan solusi bagi perusahaan yang mencari mitra penyedia jasa komputasi awan namun tetap ingin mengikuti peraturan perundangan yang berlaku. “Hanya saja, banyaknya perusahaan yang masih meragukan untuk mengimplementasikan solusi berbasis komputasi awan disebabkan karena mereka tidak ingin data perusahaan mereka diakses oleh pihak luar. Hal ini terjawab oleh layanan Azure Stack yang kami luncurkan hari ini,” kata Alfonsus.

 

Solusi ini diklaim telah mematuhi Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, yang salah satu pasalnya menyatakan bahwa Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia untuk kepentingan penegakan hukum, perlindungan, dan penegakan kedaulatan negara terhadap data warga negaranya.

 

Menurut Mulia Dewi Karnadi, Direktur One Commercial Partner & Small Medium Corporate Microsoft Indonesia, lebih dari 90% pemimpin bisnis di Indonesia menunjukkan perlunya melakukan transformasi digital untuk dapat terus bertumbuh, sebagai bagian dari Revolusi Industri keempat. “Dampaknya, kami melihat beberapa perusahaan mulai memprioritaskan penggunaan komputasi awan hybrid, dibandingkan solusi komputasi awan publik atau private,” ujarnya.

 

Pergeseran komputasi awan intelijen akan menciptakan lebih banyak kesempatan untuk memperbesar kapasitas, mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi. Microsoft dan ViBiCloud berkomitmen untuk membantu pelanggan enterprises di Indonesia mempercepat proses transformasi digital mereka dengan solusi yang aman, terukur, fleksibel dan berkelanjutan.

 

HPE ProLiant untuk Microsoft Azure Stack memungkinkan perusahaan untuk menjalankan layanan konsisten Azure di pusat data premis, untuk mendapatkan manfaat penuh dari lingkungan awan hibrida dengan pengalaman diri yang sama dengan Azure.

 

“Kami menyediakan platform berkinerja dengan lebih fleksibel untuk memberikan konfigurasi yang sesuai untuk berbagai ukuran perusahaan seperti RAM hingga 768 GB, berbagai pilihan CPU serta storage dan menyediakan konfigurasi Azure mulai dari empat sampai dua belas node,” ujar Imelda Setijadi, Mid Market and Channels Director HPE.

Selain teknologi Microsoft Azure dan perangkat HP Enterprise, VibiCloud juga menggandeng Megaport sebagai penyedia interkonetivitas yang menjangkau 168 pusat data di seluruh dunia. Menurut Joshua Munro EPV APAC Megaport Hypernet-ViBiCloud adalah para pemimpin cloud di Indonesia, mereka telah membantu pelanggan membangun hybrid cloud melalui Microsoft Azure dan ExpressRoute selama bertahun-tahun.

 

Dengan bergabungnya Megaport Software Defined Network, mereka sekarang dapat memberikan akses pribadi dan multi-wilayah yang tangkas dan dapat diandalkan ke daerah Microsoft Azure di seluruh dunia dari Indonesia. “Keahlian mereka dalam teknologi cloud dan networking membuat kolaborasi ini menjadi penting. Bersama-sama, kami membantu pelanggan Indonesia menjembatani beban kerja perusahaan mereka ke Microsoft Azure,” ujar Joshua.

Selain itu agar jaringan dengan koneksi yang merambah ke seluruh dunia, VibiCloud juga bekerja sama dengan Hypernet. “Hypernet Technologies memiliki komitmen untuk memberikan layanan infrastruktur IT terbaik di Cloud, menyediakan koneksi jaringan tertutup langsung menggunakan fiber optic ke Data Center Cloud Global seperti Microsoft Azure. Dengan adanya dukungan jaringan ini, peningkatan kualitas layanan dari sisi kecepatan akses dan keamanan data menjadi lebih aman dan terjamin dibandingkan jaringan internet pada umumnya,” ujar Sudianto Oei, CEO Hypernet.

 

Alfonsus menuturkan, VibiCloud memiliki tim lokal bersertifikasi resmi Microsoft yang secara khusus didedikasikan untuk memberikan pelayanan selama 24 jam bagi para pelanggan bisnis di Indonesia.

CEO VibiCloud, Alfonsus Bram (Ketiga dari Kiri) dan Mulia Dewi Karnadi, Director-one commercial partner & small medium corporate Microsoft Indonesia (keempat dari kiri) saat konferensi pers di Jakarta.

JAKARTA– VibiCloud, perusahaan penyedia jasa layanan TI memperkenalkan layanan solusi azure stack untuk dijalankan di atas platform microsoft hybrid cloud. Dengan Azure stack, perusahaan dapat menentukan mana data yang boleh disimpan di cloud, dan mana yang harus dijaga privasinya.

 

“Banyaknya perusahaan yang masih meragukan untuk mengimplementasikan solusi berbasis komputasi awan, karena mereka tidak ingin data perusahaan data mereka diakses oleh pihak luar. Hal ini terjawab oleh layanan azure stack yang kami luncurkan hari ini,” kata Alfonsus Bram, CEO VibiCloud di Jakarta, Kamis (14/12).

 

Sementara, Director-One Commercial Partner & Small Medium Corporate Microsoft Indonesia Mulia Dewi Karnadi mengungkapkan, lebih dari 90% pemimpin bisnis di Indonesia menunjukkan perlunya melakukan transformasi digital untuk terus bertumbuh. Dampaknya mereka memprioritaskan penggunaan komputasi awan hybrid, dibandingkan solusi komputasi awan publik atau private.

 

“Pergeseran komputasi awan intelijen akan menciptakan lebih banyak kesempatan untuk memperbesar kapasitas, mengurangi biaya operasional mereka dan meningkatkan efisiensi,” ungkap Dewi.

 

VibiCloud sendiri memiliki tim lokal bersertifikasi resmi microsoft yang didesikan untuk pelanggan di Indonesia. Selain itu, tim lokal VibiCloud juga menawarkan layanan virtual data center, virtual desktop infrastructure, dan backup and disaster recovery bagi seluruh pelanggan di Indonesia.

Jakarta – Microsoft bersama ViBiCloud mengumumkan layanan berbasis solusi Azure Stack yang pertama dijalankan di atas platform Microsoft Hybrid Cloud.

 

Penggunaan solusi Azure Stack memungkinkan perusahaan dapat menentukan mana data yang boleh disimpan di awan (public), dan mana yang harus dijaga privasinya sehingga harus disimpan secara internal (private).

 

Di sisi lain, solusi Azure Stack juga telah mematuhi Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

 

Yang salah satu pasalnya menyatakan bahwa, Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia untuk kepentingan penegakan hukum, perlindungan, dan penegakan kedaulatan negara terhadap data warga negaranya.

 

“Banyaknya perusahaan yang masih meragukan untuk mengimplementasikan solusi berbasis komputasi awan disebabkan karena mereka tidak ingin data perusahaan mereka diakses oleh pihak luar. Hal ini terjawab oleh layanan Azure Stack yang kami luncurkan,” kata Alfonsus Bram, CEO ViBiCloud, dalam keterangannya.

 

ViBiCloud sendiri mengklaim memiliki tim lokal bersertifikasi resmi Microsoft, yang secara khusus didedikasikan untuk memberikan pelayanan 24 jam bagi para pelanggan bisnis di Indonesia.

 

Selain itu, tim ViBiCloud juga menyodorkan layanan Virtual Data Center, Virtual Desktop Infrastructure, dan Backup and Disaster Recovery bagi seluruh pelanggan tersebut.

 

“Pergeseran komputasi awan intelijen akan menciptakan lebih banyak kesempatan untuk memperbesar kapasitas, mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi,” kata Mulia Dewi Karnadi, Director One Commercial Partner & Small Medium Corporate (OCP&SMC), Microsoft Indonesia.

Virtual Data Center
Products
Easy to scale
Unlimited Server *
Price-as-you-grow
Addicted Support
Cost Effective
Business Continuity Assurance
Hourly Monitoring
Flexible IT infra
Data Deposit Box
Hybrid
Virtual Desktop
Infrastructure
Products
Simplify the business
Reduce the total cost of desktop ownership
Simple Scalability
Enforce end-to-end security, consistently, across all users
Available Stability
Control 24/7
Sync on Your Own AD
Self Service Management
Access On Windows, Mac, Ios, Android
Add Your Own Apps Easily
Backup and Disaster
Recovery
Products
Rapid Failover From Anywhere
Reduce Hardware Cost
Every OS One Dashboard
On Cloud, Your Cloud, Any Cloud
Cost Effective
Optimized Storage Used
All in One Enterprise Scalability
Flexible Based on Priorities
Fast Recovery
Local and Cloud HA Recovery Assurance
Shortest Time To Value