Article

 
Cloud Computing Indonesia

Cloud Computing Indonesia - 2016 Tahunnya Cloud

2016-02-01 11:10:07

VIBICLOUD -  Di awal tahun, Cloud Computing Indonesia mungkin masih terdengar seperti momok yang menakutkan bagi pelaku bisnis. Tapi seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan perusahaan terhadap ruang penyimpanan yang tidak hanya besar tapi juga menawarkan efisiensi, banyak perusahaan baik besar atau kecil  yang mulai bermigrasi menggunakan Cloud Computing Indonesia.
 

Tren Cloud Computing Indonesia di 2016

Menurut kami Cloud Computing Indonesia akan semakin berkembang di 2016 karena tren penyimpanan data diperkirakan masih berputar di sekitar komputansi awan pada tahun depan.
 
Tren pertama, data berdasarkan sensor yang dikombinasikan dengan berbagai peralatan dan teknologi terbaru akan mulai digunakan untuk menganalisa perilaku pembeli atau pengguna. Ini menyebabkan kapasitas data perusahaan yang harus disimpan membengkak. Perusahaan akan segera atau telah mencapai titik kritis juga tetap memaksakan diri untuk menggunakan metode penyimpanan data analog. Metode penyimpanan tradisional tidak akan lagi bisa digunakan karena akan menyebabkan beban kerja menjadi tinggi. Dengan demikian, penyimpanan data secara digital menjadi satu-satunya jawaban yang merupakan layanan utama yang ditawarkan oleh Cloud computing.
 
Kedua, dalam keamanan dan penegakan hukum akan lebih banyak kamera dengan resolusi tinggi. Keamanan memang menjadi isu yang sensitif, dimana setiap orang membutuhkan perasaan aman sehingga banyak yang memilih untuk menggunakan layanan keamanan dengan sistem mandiri. Penggunaan kamera dengan berbagai sensor, cakupan pandangan yang lebih luas dan resolusi yang lebih tinggi menyebabkan lebih banyak data yang harus disimpan dan diawasi. Maka pihak keamanan dengan sistem mandiri harus bermitra dengan pihak ketiga untuk mengatasi penyimpanan digital. Jadi lagi-lagi pilihan terbaik jatuh pada Cloud computing yang selalu menawarkan akses mudah dengan biaya relatif rendah.
 
Ketiga, tren pengarsipan sebagai layanan. Pada tahun 2015, layanan penyedia Cloud menawarkan berbagai pilihan untuk menyimpan data jangka panjang pada komputansi awan. Sayangnya, pengguna menginginkan lebih daru sekadar penyimpanan data, dimana engguna menginginkan solusi untuk sistem pengarsipan digital. Maka dari itu, pada akhir 2015 berbagai penyedia layanan Cloud computing mulai menyiapkan solusi untuk ini. Rencananya, tahun depan akan menjadi awal bagi solusi pengarsipan digital.
 
Tren terakhir yang tidak kalah penting adalah publik Cloud computing yang tidak lagi memadai. Semakin banyak perusahaan yang bermigrasi ke publik Cloud menyebabkan akan segera sampai pada titik jenuh dan keamanan data akan menurun. Untuk 2016 diprediksi akan lebih banyak perusahaan yang bermigrasi ke Cloud dan menyimpan data digital yang lebih besar seperti video pemasaran. Sebab, publik Cloud tidak lagi cukup dan perusahaan akan beralih ke Cloud berbayar. Tren ini juga ditunjang dengan kemampuan Microsoft Azure untuk menghadirkan Cloud Hybrid yang sesungguhnya.
 
Cloud Hosting Indonesia juga akan segera menjadi sesuatu yang normal. Namun sebagai penyedia layanan, bentuk dan tujuan dari Cloud akan terus bertransformasi. Kami yakin akan lebih banyak pengguna yang mau menyimpan dan bekerja dari Cloud dengan cepat dan efisien. Kamu siap bergabung bersama salah satu penyedia Cloud Computing Indonesia terhandal?

back to top